Jakarta
Jasa Raharja Siapkan 23.500 Kuota dan Bus Disabilitas di Program Mudik Gratis BUMN 2026
Sebagai bentuk komitmen inklusivitas, Jasa Raharja juga menyediakan bus khusus disabilitas agar layanan mudik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Pusat pemberangkatan direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026, Foto kegiatan 2025 lalu. (Dok Jasa Raharja)
JAKARTA (ruangdisabilitas.com) - Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dibuka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program yang diinisiasi Kementerian BUMN dan Danantara ini melibatkan puluhan perusahaan pelat merah, termasuk Jasa Raharja.
Secara khusus, Jasa Raharja menargetkan 23.500 pemudik pada 2026. Angka tersebut meningkat 11,41 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya. Peningkatan kuota juga diiringi penambahan armada serta perluasan titik keberangkatan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan mengurangi kepadatan lalu lintas saat lebaran.
“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik gratis BUMN 2026, dan khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan dan memastikan kehadiran negara benar-benar terasa,” ujar Direktur Utama Jasa Raharja yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, Jumat, (13/2/2026).
Sebagai bentuk komitmen inklusivitas, Jasa Raharja juga menyediakan bus khusus disabilitas agar layanan mudik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Pusat pemberangkatan direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.
“Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” ujar dia.
Salah satu peserta, Anita, mengaku telah mengikuti program ini lima kali berturut-turut. Ia menilai pelayanan Jasa Raharja terus membaik setiap tahun.
“Setiap tahun rasanya makin tertata, lebih nyaman, dan lebih mudah prosesnya. Kami jadi lebih tenang karena merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” ujarnya.
Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja turut mendukung pemerintah provinsi dengan menyediakan moda bus bagi 3.599 pemudik. Dukungan tersebut mencakup Jawa Timur (25 bus/1.075 orang), Jawa Tengah (16 bus/864 orang), Jawa Barat (10 bus/480 orang), Sumatera Selatan (10 bus/360 orang), Aceh (10 bus/360 orang), Sulawesi Selatan (10 bus/250 orang), Banten (2 bus/90 orang), serta Sulawesi Tengah (10 bus/120 orang).
Tahun ini, program Mudik Gratis BUMN menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan. Moda transportasi yang disediakan meliputi bus, kereta api, dan kapal laut dengan tujuan berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan kesejahteraan. (MNZ/SP)








