Bandung, Jawa Barat

Pelajar dan Warga Disabilitas Berekspresi, Polresta Bandung Fasilitasi Wadah Kreativitas

Informasi Publik Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Pelajar dan Warga Disabilitas Berekspresi, Polresta Bandung Fasilitasi Wadah Kreativitas

Momentum Hari Bhayangkara ke-80, pihak kepolisian memberikan ruang kreatif yang setara bagi penyandang disabilitas dengan menyelenggarakan Lomba Melukis Difabel Kategori Pelajar dan Umum tingkat Polresta Bandung di Ruang Monitoring Polresta Bandung, Jumat (17/7/2026). (HUMAS POLRESTA BANDUNG/FS)

BANDUNG (ruangdisabilitas.com) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung terus membuktikan komitmen nyatanya dalam mewujudkan pelayanan Polri yang humanis, ramah, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, pihak kepolisian memberikan ruang kreatif yang setara bagi penyandang disabilitas dengan menyelenggarakan Lomba Melukis Difabel Kategori Pelajar dan Umum tingkat Polresta Bandung di Ruang Monitoring Polresta Bandung, Jumat (17/7/2026).

Agenda yang merupakan bagian dari rangkaian perlombaan tingkat nasional yang diinisiasi oleh Divisi Humas Polri ini dibuka secara resmi oleh Kabag SDM Polresta Bandung, Kompol Achmad Gunawan, S.H., yang hadir mewakili Kapolresta Bandung.

Jalannya kegiatan ini turut dikawal oleh sejumlah pejabat utama seperti Kasat Binmas Kompol Edi Permana, Amd., S.H., M.H., Kasi Dokkes AKP R. Abdul Aziz, S.Pd., Kasi Humas IPTU Dinny, serta Ka SPKT IPDA Jajang Hendrawan yang mendampingi langsung para peserta dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) dan kategori umum.

Sebanyak 15 peserta menunjukkan antusiasme luar biasa saat menuangkan imajinasi dan kreativitas mereka di atas kanvas. Mewakili berbagai sekolah seperti SLB YKS 3 Katapang, SLBN Cinta Asih Soreang, SLB Nurvita Margahayu, SLB YPLAB Banjaran, dan SLB Multahada Rancaekek, para peserta mengeksplorasi berbagai subtema menarik, mulai dari Polri dan Realita Sosial, Seragam, Tugas dan Harapan, hingga Satir untuk Negeri Aman. Karya-karya yang lahir menggambarkan kedekatan emosional serta harapan besar masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., menegaskan bahwa jajaran kepolisian memposisikan ajang seni ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah gerakan moral untuk menghapus stigma dan meruntuhkan batasan.

Polresta Bandung berkomitmen penuh untuk terus menyediakan fasilitas dan ruang inklusif yang menghargai setiap potensi unik individu, sehingga para penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Selain memberikan panggung berkarya, Kapolresta Bandung juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para orang tua, guru, serta pendamping yang tanpa lelah memberikan motivasi dan kasih sayang agar anak-anak difabel terus percaya diri.

Melalui perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Bandung berharap semangat kepedulian sosial ini dapat menular ke seluruh elemen publik, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang ramah, saling menghargai, dan setara demi kemajuan bangsa. (MNZ/SP)

 

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya