Provinsi Riau

Jadi Prioritas Diselesaikan 2026, Pemprov Riau Tuntaskan Tunda Bayar Bidang Pendidikan

Riau Selasa, 21 April 2026 - 09:06 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Jadi Prioritas Diselesaikan 2026, Pemprov Riau Tuntaskan Tunda Bayar Bidang Pendidikan

Kadisdik Riau Erisman Yahya sebut penyelesaian tunda bayar menjadi prioritas pemerintah daerah. Seluruh perangkat daerah diminta fokus pada kewajiban utama dan menahan kegiatan yang tidak mendesak. (HUMAS DISDIK RIAU/FS)

RIAU (ruangdisabilitas.com) - Pemerintah Provinsi Riau menargetkan persoalan tunda bayar di sektor pendidikan dapat diselesaikan tahun ini. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya.

Menurutnya, penyelesaian tunda bayar menjadi prioritas pemerintah daerah. Seluruh perangkat daerah diminta fokus pada kewajiban utama dan menahan kegiatan yang tidak mendesak.

“Ini pesan dari Gubernur, tunda bayar harus bisa dituntaskan tahun ini,” ujar Erisman Yahya.

Ia menjelaskan, langkah efisiensi juga tengah diterapkan. Kegiatan di organisasi perangkat daerah (OPD) dibatasi hanya untuk yang bersifat rutin dan prioritas.

“Kegiatan di OPD tidak boleh dilaksanakan kecuali yang bersifat rutinitas,” jelasnya.

Di sisi lain, Erisman juga menekankan pentingnya tata kelola dana pendidikan yang baik di sekolah. Dana BOSP dan BOSDA, kata dia, juga harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

“Pengelolaan dana sekolah harus transparan, akuntabel, dan sesuai aturan. Jangan sampai ada sekolah yang bermasalah,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas kepala sekolah, bendahara, dan operator menjadi kunci agar pengelolaan keuangan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Selain itu, sekolah juga didorong untuk mulai menerapkan budaya efisiensi, termasuk dalam penggunaan energi dan anggaran.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Riau turut mendukung pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penatausahaan laporan pertanggungjawaban dana sekolah yang digelar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK/SLB Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Rabu 15 April 2026) lalu. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri dan swasta, bendahara, serta operator sekolah se-Kabupaten Pelalawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman pengelolaan keuangan sekolah semakin meningkat, sehingga tata kelola pendidikan di Riau semakin baik dan berkualitas. (MNZ/SP)

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya