Pekanbaru, Riau
Sempena AJP 2026, PHR Ajak Media Saksikan Program Kemandirian Disabilitas di Pekanbaru
PHR dalam kegiatan Media Visit AJP 2026 di Kafe Ruang Setara, Jalan Abdullah Munsyi 15, Gobah, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru (HUMAS PHR/FS)
PEKANBARU (ruangdisabilitas.com) – Sempena helat Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengajak puluhan media untuk melihat realisasi program pemberdayaan penyandang disabilitas di Pekanbaru. Hal ini sebagai upaya konkret melalui berbagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kemandirian sosial dan ekonomi kelompok disabilitas di Zona Rokan.
Hal itu dibentangkan PHR dalam kegiatan Media Visit AJP 2026 di Kafe Ruang Setara, Jalan Abdullah Munsyi 15, Gobah, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Selasa (22/9/2026). Dalam kegiatan itu, wartawan asal Pekanbaru berkesempatan melihat langsung aktivitas kelompok disabilitas yang terlibat dalam program Community Involvement and Development (CID) PHR.
Program pemberdayaan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kelompok disabilitas, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk terlibat dalam aktivitas sosial dan ekonomi secara lebih mandiri. Melalui pendekatan tersebut, para penyandang disabilitas didorong mengembangkan potensi, keterampilan, dan produktivitas agar dapat berperan lebih luas di tengah masyarakat.
Kegiatan media bersama PHR ini berlangsung hari ini mulai pukul 09.00 WIB jelang siang.
Media visit tersebut merupakan bagian dari rangkaian AJP 2026 yang mempertemukan PHR dengan insan pers. Dalam kesempatan itu, para wartawan diajak melihat langsung sejumlah program dan aktivitas perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasi Zona Rokan.
Pada kesempatan tersebut, Lidia Sari, Officer CID Zona Rokan South, menyatakan komitmennya untuk terus memperluas ruang pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi kelompok disabilitas, agar memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi secara mandiri di tengah masyarakat.
Kepada media ini, Lidia Sari mengatakan bahwa untuk tahap awal pihaknya baru membina Kafe Ruang Setara. Namun, ke depan tidak tertutup kemungkinan PHR akan membina dan mendirikan kegiatan serupa di Duri maupun Dumai.
Sementara itu, Kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis) Dinas Sosial Provinsi Riau Anahartini Ropaniputri, SE, MM, menyatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PHR yang telah memberi kesempatan kepada anak-anak disabilitas sehingga memiliki aktivitas bermanfaat untuk kehidupannya. Anahartini, yang didampingi Asdes Comar, Kepala Seksi Pembinaan Sosial, berharap ke depan PHR dapat menambah kuota pembinaan bagi penyandang disabilitas lainnya.
Dari kunjungan ini PHR berharap media bisa melihat dan memahami dari dekat tentang realitas yang dilakukan penyandang disabilitas melalui beberapa program yang sudah ditaja PHR sejak 2025 lalu. (MNZ/SP)











