Nusantara

Pemkab Purwakarta Kawal Proses Hukum, Soal Remaja Disabilitas yang Tewas

Daerah Senin, 17 November 2025 - 14:40 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Pemkab Purwakarta Kawal Proses Hukum, Soal Remaja Disabilitas yang Tewas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menegaskan komitmen untuk mengawal penuh proses hukum dan menanggung seluruh biaya penanganan kasus yang menimpa warganya tersebut. (Foto Istimewa)

PURWAKARTA (ruangdisabilitas.com) - Kasus kematian tragis remaja penyandang disabilitas asal Purwakarta akibat tindakan main hakim sendiri telah mengundang keprihatinan luas di berbagai pihak. Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menegaskan komitmen untuk mengawal penuh proses hukum dan menanggung seluruh biaya penanganan kasus yang menimpa warganya tersebut.

Kematian Rido (15), seorang penyandang tuna grahita asal Kelurahan Sindang Kasih, Purwakarta, terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Hal ini lantaran kematian korban yang tragis, setelah dianiaya warga usai dituduh melakukan pencurian di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Kawal Hukum dan Siapkan Pengacara

Jasad Rido telah dimakamkan pada Jumat lalu di pemakaman umum desa setempat. Terkait kasus ini, Pemkab Purwakarta secara resmi menegaskan komitmen untuk mengawal penuh proses hukum yang kini ditangani oleh Polres Karawang, memastikan kasus tersebut diusut tuntas.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyatakan kesiapan Pemkab dalam memberikan bantuan hukum dan finansial.

"Yang pasti untuk kasus ini, kita meminta kasusnya diusut tuntas. Dan kami sudah menyiapkan pengacara untuk menangani kasus ini, serta seluruh biaya perawatan hingga pemakaman kami semua yang menanggung," ucap Bupati Saepul Bahri Binzein kepada sejumlah awak media, Ahad, (16/11/2025).

Bupati menegaskan pihaknya menanggung penuh seluruh biaya perawatan hingga prosesi pemakaman. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan perhatian Pemkab terhadap warganya, terutama mereka yang berada dalam kelompok rentan.

Upaya Pencegahan dan Pendidikan Inklusi

Untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang, Pemkab Purwakarta telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satu fokus utama adalah penguatan sistem perlindungan melalui pendidikan inklusi di sekolah-sekolah.

Pendidikan inklusi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, empati, dan pemahaman masyarakat, khususnya lingkungan sekolah, mengenai hak dan perlindungan bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, Pemkab juga memberikan imbauan khusus kepada para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Mereka diminta agar lebih meningkatkan pengawasan dan memberikan perhatian ekstra untuk memastikan keamanan dan keselamatan anak-anak mereka di lingkungan sosial.

Kasus Rido menjadi pengingat keras bagi semua pihak tentang pentingnya supremasi hukum dan bahaya dari main hakim sendiri yang bisa merenggut nyawa, terutama terhadap kelompok yang paling rentan seperti penyandang disabilitas intelektual. Pemkab Purwakarta kini fokus mengawal kasus ini hingga tuntas di ranah hukum Jawa Barat. (MNA/SP)

 

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya