- Home
- Info Kesehatan
- Pemprov Bengkulu Siapkan 231 Unit Alat Kesehatan Penyandang Disabilitas
Bengkulu
Pemprov Bengkulu Siapkan 231 Unit Alat Kesehatan Penyandang Disabilitas
Kepala Bidang (Kabid) Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Bukhari mengatakan, total alat kesehatan yang diusulkan pada tahun ini mencapai 231 unit. (HUMAS PEMKAB BENGKULU/FS)
BENGKULU (ruangdisabilitas.com) - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Sosial saat ini tengah melakukan usulan ke Pemerintah Pusat terkait dengan pengadaan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) bagi masyarakat penyandang disabilitas kurang mampu di Provinsi Bengkulu.
Program tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan alat bantu kesehatan, khususnya penyandang disabilitas.
Kepala Bidang (Kabid) Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Bukhari mengatakan, total alat kesehatan yang diusulkan pada tahun ini mencapai 231 unit.
"Total bantuan alat kesehatan yang diusulkan sebanyak 231 unit untuk masyarakat penyandang disabilitas yang kurang mampu di Provinsi Bengkulu," ujar Bukhari, Sabtu (9/5/2026).
Ratusan alat kesehatan tersebut terdiri dari 36 unit tongkat ketiak, 40 unit alat bantu dengar, 80 unit kursi roda, 16 unit tongkat tuna netra sendor, 25 unit walker, serta 34 unit tongkat piramid.
Dengan usulan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
"Bantuan ini diharapkan dapat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu kesehatan," tambahnya.
Lebih lanjut Bukhari menjelaskan, untuk mendapatkan bantuan alat kesehatan tersebut, prosedur pengajuan masih sama seperti tahun sebelumnya. Masyarakat diminta melampirkan sejumlah persyaratan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), foto yang bersangkutan, serta surat keterangan tidak mampu dari kelurahan masing-masing.
Setelah seluruh persyaratan dilengkapi, berkas usulan kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bengkulu untuk dilakukan verifikasi. Nantinya pihak Dinas Sosial akan memeriksa kelengkapan serta kesesuaian data sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat penerima.
"Masih seperti tahun lalu, setelah berkas masuk, kami akan melakukan verifikasi terlebih dahulu untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan data penerima," pungkas Bukhari.
Dinas Sosial Provinsi Bengkulu berharap program bantuan alat kesehatan ini dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu khususnya bagi penyandang disabilitas agar dapat beraktivitas dengan lebih baik. (MNZ/SP)












