Pembangunan Satuan Pendidikan

SLB Negeri Sri Mujinab Pekanbaru Mulai Direvitalisasi Pemerintah Pusat

Pendidikan Sabtu, 26 Juli 2025 - 00:14 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
SLB Negeri Sri Mujinab Pekanbaru Mulai Direvitalisasi Pemerintah Pusat

Kunjungan Tim Dewandik Riau Khaidir Akmalmas dan Fithriady Syam di SLB Negeri Sri Mujinab Pekanbaru, Selasa (22/7/2025) (Dok Dewandik)

PEKANBARU (RD)Lobi Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti di Jakarta beberapa waktu lalu, mulai membuahkan hasil. Kini sudah beransur-ansur beberapa sekolah direvitalisasi pemerintah pusat. Salah satunya, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sri Mujinab Pekanbaru.

Dewan Pendidikan (Dewandik) Provinsi Riau melihat pelaksanaan pembangunan di sekolah ini. Tim Dewandik yang terdiri dari H Khaidir Akmalmas dan H Fithriady Syam mengunjungi SLB ini, Selasa (22/7/2025).

Menurut Kepala SLB Sri Mujinab Nattariviana SPd MPd, pihak sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Riau dan Kementrian dari Pemerintah Pusat dalam proses pembangunan ini.

‘’Kita mendapatkan dana revitalisasi sebanyak delapan kelas. Kini sedang dibangun, setelah dilengkapi persyaratan administrasinya. Kami merasa bersyukur sekali, sebab sekolah sangat membutuhkan ruang kelas tersebut,’’ katanya saat menerima kunker Dewandik Riau.

Dalam pada itu, anggota Dewandik Riau Khaidir Akmalmas menyebut, dirinya memang berharap pembangunan ini bisa membawa manfaat banyak terhadap siswa. ‘’Kami sudah melakukan kunjungan ke sekolah ini beberapa kali, melihat aktifitas anak-anak SLB, mereka sangat membutuhkan ruang kelas ini. Alhamdulillah, lobi Gubri Wahid ke Menteri Dikdasmen juga berbuah manis,’’ katanya.

Lebih jauh, pria yang kerab di sapa Udo ini menjelaskan bahwa kondisi ruangan yang ini tersedia sudah banyak yang memprihatinkan. ‘’Beberapa waktu lalu, ada juga flavonya yang roboh, tembok di ruang bermain juga ada yang sudah rusak, jadi memang sangat mendesak untuk diperbaiki,’’ lanjutnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Gubri Abdul wahid juga menyebutkan bahwa, banyak sekolah di Riau, yang kondisinya tidak layak dan butuh penanganan segera.

"Karena kendala kita adalah soal sekolah yang layak, banyak kondisi sekolah kita yang memprihatinkan, karena APBD yang terbatas, tentu tidak mampu semua sekolah kita benahi sendiri. Kita usulan revitalisasi untuk SMA ada 32 sekolah, SMK 35 sekolah, sekolah luar biasa 1 sekolah," sebutnya.

Gubri juga menjelaskan saat ini yang menjadi prioritas bantuan ditujukan bagi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat. Baik sekolah negeri maupun swasta akan menjadi sasaran dalam program ini.

Kondisi yang ada di lapangan memperlihatkan delapan ruang kelas itu terdiri dari ukuran 5x6 meter. Dana yang digelontorkan pemerintah pusat senilai Rp1,9 Miliar. Selain bangunan itu, juga diperuntukan bagi pengadaan mobiler seperti meja dan kursi anak-anak SLB tersebut. (Maisha/SP)

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya