Jakarta

Peduli Akses Pendidikan, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Nasional di Jakarta

Pendidikan Jumat, 11 September 2026 - 08:11 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Peduli Akses Pendidikan, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Nasional di Jakarta

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemko Pekanbaru dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus meningkatkan fasilitas pendidikan di daerah. (HUMAS PEMKO PEKANBARU/FS)

JAKARTA (ruangdisabilitas.com) -
Pekanbaru mendapat apresiasi atas upayanya memperluas akses dan meningkatkan infrastruktur pendidikan. Pemko Pekanbaru meraih penghargaan KompasTV kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan HUT ke-15 KompasTV di Jakarta, Rabu (9/9/2026) lalu. Penghargaan diterima Asisten II Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut yang mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Dalam kesempatan tersebut, Ingot didampingi Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra dan Sekretaris Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Tengku Aznom Zaifani.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemko Pekanbaru dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus meningkatkan fasilitas pendidikan di daerah.

Ingot mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memperkuat kebijakan di sektor pendidikan.

“Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen membangun sumber daya manusia dengan mempermudah akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah,” ujar Ingot.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemko Pekanbaru adalah melakukan pendataan terhadap anak yang tidak bersekolah maupun yang sempat mengalami putus sekolah. Pemerintah kemudian melakukan pendampingan agar anak-anak tersebut dapat kembali memperoleh pendidikan.

Selain itu, Pemko Pekanbaru memberikan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP sebagai salah satu bentuk dukungan untuk meringankan beban keluarga.

“Anak-anak tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Kita sekolahkan kembali mereka. Pemko juga memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP untuk membantu meringankan beban orang tua,” jelasnya.

Pemko juga memberikan perhatian terhadap persoalan ijazah siswa dari keluarga kurang mampu yang masih tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan. Pemerintah kota membuka ruang fasilitasi agar persoalan tersebut dapat diselesaikan sehingga ijazah bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

Upaya menjaring anak yang tidak bersekolah dilakukan hingga tingkat kelurahan dengan melibatkan kader PKK dan perangkat wilayah. Masyarakat yang menghadapi persoalan pendidikan, termasuk masalah ijazah, juga dapat menyampaikannya melalui pihak kecamatan untuk ditindaklanjuti.

Di sisi lain, pembenahan sarana dan prasarana sekolah terus dilakukan secara bertahap melalui APBD serta sinergi dengan program pemerintah pusat.

Pemko Pekanbaru menargetkan terwujudnya zero anak putus sekolah. Penghargaan dari KompasTV tersebut menjadi pengakuan atas berbagai upaya pemerintah kota dalam memperluas kesempatan memperoleh pendidikan sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. (MNZ/SP)

 

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya