Nusantara

Wujudkan Program Rumah Difabel, Pelindo Harapkan Disabilitas Percaya Diri dan Produktif

Pendidikan Senin, 13 Oktober 2025 - 21:40 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Wujudkan Program Rumah Difabel, Pelindo Harapkan Disabilitas Percaya Diri dan Produktif

Program ini dirancang untuk membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar semakin berdaya, kreatif, dan mandiri di dunia digital. (Dok Pelindo Regional 1)

NUSANTARA (ruangdisabilits.com) – Satu lagi pedulian perusahaan kepada penyandang disabilitas. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pelindo kembali melanjutkan inisiatif bertajuk “Rumah Difabel Berdaya Pelindo Regional 1” yang kini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya.

Program ini dirancang untuk membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar semakin berdaya, kreatif, dan mandiri di dunia digital.

“Program Rumah Difabel Berdaya ini bukan hanya sekadar keberlanjutan, tetapi juga tentang membuka peluang nyata bagi para difabel agar bisa tumbuh dan melesat,” ujar Fadillah Haryono, Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1 seperti dilansir media24jam.com.

Pada tahun pertama, peserta telah dibekali pelatihan dasar di bidang konten kreatif dan pengelolaan media sosial. Kini, di tahun kedua, para peserta difabel langsung mempraktikkan hasil pelatihan tersebut dengan mengelola akun dan aktivasi media sosial bagi UMKM binaan Pelindo.

Fokus tahun ini, kata Fadillah, adalah meningkatkan keterampilan digital, memperkuat kreativitas, sekaligus memperluas peran para difabel dalam mendukung UMKM lokal.

“Mereka membuat konten, mengelola media sosial, hingga melakukan review produk. Semua dikerjakan oleh tim Rumah Difabel Berdaya Pelindo Regional 1,” jelasnya.

Salah satu peserta program, Sukma Ayu Lestari (31), penyintas disabilitas tuna daksa akibat polio, menjadi bukti nyata dampak positif program ini. Kini, Sukma sudah mahir membuat desain konten dan mengedit video secara profesional.

“Saya sangat semangat ketika mendengar program ini berlanjut. Terima kasih kepada Pelindo yang sudah percaya pada kemampuan kami. Sekarang saya bisa berkarya dan bahkan mendapat penghasilan dari proyek yang dijalankan,” ungkap Sukma dengan mata berbinar.

Bagi Sukma dan teman-temannya, Rumah Difabel Berdaya bukan sekadar pelatihan, tapi juga menjadi ruang baru untuk tumbuh dan beradaptasi di era digital.

“Kami diajarkan berpikir seperti tim spesialis media sosial, membuat rencana konten, dan belajar dari mentor hebat. Fasilitator program juga terus mendampingi dan menyemangati kami agar tidak menyerah,” tambahnya.

Melalui inisiatif ini, Pelindo Regional 1 berharap dapat menumbuhkan lebih banyak penyandang disabilitas yang mandiri dan percaya diri. Program ini juga menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan dalam mendukung pemberdayaan sosial inklusif dan ekonomi kreatif berbasis digital.

“Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berkarya. Justru dari keterbatasan, lahir semangat luar biasa,” tutup Fadillah. (MNZ/LIN)

 

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya