Pekanbaru, Riau

Perkuat Literasi dan Kearifan Lokal, PHR Serahkan Buku Melayu Lestari ke Perpustakaan Soeman HS

Riau Selasa, 09 September 2025 - 10:51 WIB  |    Reporter : Muthia NA   Redaktur : Fithriady Syam  
Perkuat Literasi dan Kearifan Lokal, PHR Serahkan Buku Melayu Lestari ke Perpustakaan Soeman HS

PHR serahkan buku eksklusif “Melayu Lestari” ke Perpustakaan Soeman HS, juga menyediakan versi digital melalui laman melayulestari.id agar bisa dijangkau secara lebih luas. (Dok PHR)

RIAU (ruangdisablitas.com) – Buku adalah produk intelektual yang bisa menjadi sejarah. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyerahkan buku eksklusif berjudul “Melayu Lestari: Menjaga Budaya Tumbuh Bersama Generasi” ke Perpustakaan Soeman HS, Pekanbaru. 

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung literasi sekaligus melestarikan budaya Melayu.

Buku tersebut memuat sejarah, filosofi, adat istiadat, seni, hingga kearifan lokal Melayu yang relevan dengan kehidupan saat ini. Dicetak terbatas sebanyak 100 eksemplar, Melayu Lestari kini menjadi koleksi khusus yang dapat diakses masyarakat di Perpustakaan Soeman HS. 

PHR juga menyediakan versi digital melalui laman melayulestari.id agar bisa dijangkau generasi muda secara lebih luas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengapresiasi kontribusi PHR.

 “Buku ini sangat bermanfaat untuk memperkaya koleksi Perpustakaan Soeman HS sekaligus memperkuat literasi budaya,” ujarnya.

Perpustakaan Soeman HS saat ini memiliki 69.200 judul buku dengan 322.598 eksemplar, termasuk 6.249 koleksi buku Melayu. Kehadiran Melayu Lestari bertepatan dengan peringatan Hari Literasi Internasional 8 September 2025, menambah khazanah koleksi budaya di perpustakaan tersebut.

Manager Corporate Communications PHR, Sonitha Poernomo, menyebut penerbitan buku ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. 

“Sebagai bagian dari masyarakat Riau, PHR terpanggil untuk ikut merawat pusaka peradaban Melayu. Buku ini adalah ikhtiar kolaborasi menjaga budaya agar tumbuh bersama generasi,” katanya.

Sebelumnya, Melayu Lestari telah diluncurkan pada Agustus 2025 di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) bersamaan dengan Festival Melayu (Melayu Fest). Ribuan masyarakat turut menyambut kehadiran buku ini yang lahir dari diskusi bersama pelaku budaya dan LAMR. (Muthia/SP)

Laporan : Muthia NA
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya