Provinsi Riau

Gubernur Riau: Kecerdasan Akademik Tak Cukup, Butuh Digabungkan Pendidikan Emosional dan Spiritual

Riau Selasa, 16 September 2025 - 20:47 WIB  |    Reporter : Muthia NA   Redaktur : Fithriady Syam  
Gubernur Riau: Kecerdasan Akademik Tak Cukup, Butuh Digabungkan Pendidikan Emosional dan Spiritual

Gubri mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen penuh dalam penguatan pendidikan karakter generasi muda. ((Dok Diskominfotik Riau))

RIAU (ruangdisablitas.com - Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengingatkan pentingnya pembinaan emosional dan spiritual generasi muda, bukan hanya kecerdasan akademik. Hal ini disampaikan Gubri di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau.

Tantangan yang berupa penjagaan generasi muda itu dirasa Gubri perlu hal ekstra. Mulai dari pengawasan yang ekstra, hingga kegiatan tambahan mereka agar generasi muda tidak terpikirkan untuk melakukan hal-hal negatif.

“Tantangan seperti ini perlu ekstra kegiatan, ekstra pengawasan dari guru dan orang tua untuk bekerja sama. Agar anak-anak terkontrol dengan baik perkembangan jiwa, emosional, spiritualnya terjaga,” terang Gubri Senin, (15/9/2025).

Ditambahkan Gubri, kecerdasan akademik saja tidak cukup. Butuh digabungkan dengan pendidikan emosional dan spiritual.

“Kita harus membina anak kita, memberikan sisi lain dari pendidikan. Tidak cukup hanya intelegensi saja, tapi juga secara emosional. Kita gaungkan keduanya agar mereka tidak kehilangan arah,” ucapnya.

Gubri mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen penuh dalam penguatan pendidikan karakter generasi muda. Tentunya untuk ekosistem yang lebih handal, sehat dan bermakna bagi pelajar.

“Kami berharap banyak dari penataan jiwa anak-anak kita untuk mereka di masa depan. Kami harap mereka tumbuh besar bisa menggantikan kita, mengisi kekosongan,” harapnya.

Sementara itu Plt Kadisdik Riau Erisman Yahya mengucapkan terimakasih atas terlaksananya kegiatan Pembinaan Pelajar Riau melalui metode Spiritual hari ini.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara dalam mendidik murid dan masyarakat untuk menjadi individu yang lebih baik. Kami atas nama Dinas Pendidikan Provinsi Riau sangat mendukung terlaksananya kegiatan ini. Ini tentu bagian dan upaya kita dalam mencerdaskan anak bangsa yang nantinya menjadi pemimpin dimasa yang akan datang” ucapnya

Kadisdik juga mengatakan generasi muda kita saat ini generasi yang mudah menyerah, tidak kuat, dan gampang terpengaruh. Banyak kejadian anak muda saat ini lebih memilih mengakhiri hidup dari pada menyelesaikan masalahnya dengan bunuh diri. Ini terjadi karena kurangnya kedekatan agama yang tertanam pada diri masing-masing. (MNA/SP)

Laporan : Muthia NA
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya