Jakarta
Program CSR Ramadhan, Komunitas Adapundi Sasar Anak-Anak Disabilitas Ganda
Para siswa diberdayakan melalui pelatihan keterampilan (vokasional) yang menghasilkan produk bernilai ekonomi, seperti tasbih, keset, dan strap handphone serta produk perawatan diri abun, hand-cream, dan cushion. (Dok Republika)
JAKARTA (ruangdisabilitas.com) – Komunitas Adapundi menggandeng Yayasan Sayap Ibu sebagai bagian dari CSR Ramadhan 2026. Yayasan tersebut dipilih karena berstatus tertua yang didirikan oleh Sulistina Sutomo, istri Pahlawan Nasional Bung Tomo pada 25 Mei 1955.
Semangat ini kemudian diperluas oleh Johanna Sunarti Nasution (istri Jenderal Besar AH Nasution), yang membawa visi yayasan ke skala nasional hingga merintis berdirinya Yayasan Sayap Ibu Cabang Jakarta (Bintaro) pada 1 Oktober 2005. YSI Bintaro mengambil peran strategis dalam merawat anak-anak dengan disabilitas ganda (multidisabilitas) seperti Hydrocephalus, Cerebral Palsy, hingga Down Syndrome.
Salah satu pencapaian monumental yayasan adalah berdirinya Sekolah Khusus Sayap Ibu, institusi pendidikan pertama di Provinsi Banten yang didedikasikan khusus bagi penyandang multi-disabilitas. Para siswa diberdayakan melalui pelatihan keterampilan (vokasional) yang menghasilkan produk bernilai ekonomi, seperti tasbih, keset, dan strap handphone serta produk perawatan diri abun, hand-cream, dan cushion.
Direktur Utama Adapundi, Achmad Indrawan, mengatakan, sebagai perusahaan fintech, pihaknya percaya pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang nyata. "Melalui Pundi Kebaikan Ramadan, Adapundi ingin menunjukkan industri fintech juga dapat mengambil peran aktif dalam mendorong inklusivitas sosial, khususnya bagi anak-anak difabel yang masih membutuhkan dukungan lebih luas dari berbagai pihak," ujarnya di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Dalam pelaksanaan program tersebut, Adapundi membagikan dua mesin jahit untuk serta alat tulis kantor (ATK) untuk mendukung operasional yayasan. Sekretaris dan Kepala Bidang Pengembangan dan Pelayanan Masyarakat Yayasan Sayap Ibu Bintaro, Renowati Hardjosubroto mengapresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap yayasan yang dikelolanya.
"Bantuan dan dukungan dari Adapundi, sangat penting untuk memperluas kesempatan anak-anak kami memperoleh layanan, keterampilan, dan harapan untuk masa depan yang lebih mandiri," ucap Renowati.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan aktivitas kebersamaan seperti buka bersama dengan seluruh staf dan anak-anak yayasan, serta mewarnai tas ransel. Program tersebut melibatkan perwakilan karyawan Adapundi sebagai bagian dari employee engagement sekaligus memperkuat nilai empati dalam budaya perusahaan. (MNZ/REP)









