Pekanbaru

Terus Berbagi, 4 Sekolah di Pekanbaru Terima 400 Buku Yasin yang Disalurkan KWQ

Agenda Selasa, 31 Maret 2026 - 09:53 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Terus Berbagi, 4 Sekolah di Pekanbaru Terima 400 Buku Yasin yang Disalurkan KWQ

Ketua KWQ AZ Fachri Yasin Senin (30/03/2026) menyerahkan 400 buku Yasin lengkap diserahkan kepada empat sekolah/madrasah di Pekanbaru. (Dok KWQ Riau)

PEKANBARU (ruangdisabilitas.com) - Selain mushaf Al-Qur’an, Kurnia Wakaf Al-Qur’an (KWQ) juga dipercaya dan dititipkan amanah menyalurkan wakaf berupa buku Yasin untuk dimanfaatkan para pelajar di sekolah. Pada Senin (30/03/2026) ini, ada 400 buku Yasin lengkap diserahkan kepada empat sekolah/madrasah di Pekanbaru.

“Ya… hari ini kita telah menyerahkan 400 buku Yasin kepada empat sekolah, terdiri dari 250 buku untuk siswa MTsN 3, kemudian masing-masing 50 buku untuk SMP IT dan MA Ma’rif NU Riau serta SMAN 18. Ini khusus wakaf titipan dari Anggota DPD RI perwakilan Riau Abdul Hamid,” kata Pimpinan KWQ AZ Fachri Yasin.

Wakaf buku Yasin itu untuk siswa MTsN 3, lanjut dia, diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan KWQ kepada Kepala MTsN 3 Pekanbaru Sukeimi, M.Pd. Untuk SMAN 18 yang diterima langsung oleh Kepsek Dr Wan Roswita, serta oleh guru yang mewakili pimpinan di SMPIT dan MA Maa’rif NU.

Menurut Fachri, pengadaan dan wakaf buku agama yang berisi surah Yasin, Tahmid dan Tahlid serta doa-doa ini oleh Anggota DPD RI H. Abdul Hamid, S.Pi, M.Si sebagai wujud syukur sempena dengan peringatan hari lahir (milad) yang bersangkutan.

 “Harapan beliau sederhana, semoga buku Yasin ini bermaanfaat bagi seluruh kaum muslimin dan mendatangkan pahala kepada para pembacanya, dan mengalir juga kepada diri, istri dan anak keturunannya, keluarga besarnya, serta guru dan orang-orang yang telah berjasa kepadanya, ” ungkap akademisi senior Riau ini.

Abdul Hamid sendiri adalah salah seorang tokoh muda Riau yang kiprahnya cukup dikenal luas. Sebelum sukses berkiprah di perpolitikan tingkat nasional, beliau menjabat Komisioner KPUD Kabupaten Pelalawan dan Komisioner KPUD Provinsi Riau. Beliau juga cukup lama menjadi wartawan surat kabar di Riau, termasuk di televisi lokal.   

Fachri menyebut pemberian wakaf buku Yasin ini disambut hangat dan direspons positif dari pimpinan sekolah dan majelis guru karena memang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan keagamaan di sekolah.

“Kita juga merasa gembira dan bersyukur karena pihak sekolah merasa respek dan mengapresiasi pemberian wakaf buku Yasin ini. Malah, pihak sekolah minta tambah karena memang dibutuhkan. Ya, kita siap bantu, kita tunggu data kebutuhan dari masing-masing sekolah,” pungkasnya.

Dibutuhkan dan Bermanfaat

Terkait pemberian wakaf buku Yasin tersebut, Kepala MTsN 3 Pekanbaru Sukeimi, M.Pd mengaku sangat berterima kasih karena memang dibutuhkan dan bermanfaat dalam mendukung kegiataan keagaaman di madrasah ini.

“Setiap pagi Jumat di sekolah kami rutin diadakan acara pembacaan surah Yasin yang diikuti seluruh pelajar dan majelis guru. Ada juga aktivitas keagamaan harian siswa di masjid sekolah yang berkapasitas sekitar 1.000 orang. Jadi, buku Yasin ini memang dibutuhkan dan bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.  

Justru itu, lanjut dia, pihaknya merespons positif serta menaruh respek dan mengapresiasi pihak Kurnia Wakaf yang telah menginisiasi dan memfasilitasi wakaf buku Yasin ini untuk pelajar madrasah negeri yang berlokasi di Jalan Unggas, Simpang Tiga, Pekabaru, tersebut.

“Begitu juga kepada Bapak Abdul Hamid sebagai pewakaf. Kami doakan semoga Allah memberi keberkahan dan rahmat-Nya atas segala amal kebaikan ini. Kami juga siap mengundang Bapak Abdul Hamid berkunjung di sekolah kami agar bisa melihat dan mebuktikan langsung kegiatan keagamaan sekaligus manfaat dari bantuan yang diberikan,” tuturnya.

Menurut Sukeimi, karena keberadaan buku Yasin ini sangat dibutuhkan untuk sebagai salah satu penunjang kegiatan keagamaan di madrasah yang dipimpinnya, sehingga pihaknya berharap ada lagi tambahan ke depannya.

“Hari ini kami diberi 250 buku, tapi mengingat jumlah siswa kami cukup banyak, sehingga masih kurang. Apalagi, juga ada kegiatan sosial majelis guru melakukan acara Yasinan, termasuk saat takziah bila ada keluarga guru atau wali murid yang meninggal.  Jadi, kami mohon kepada Pak Fachri dari Kurnia Wakaf, kalau ada stok kiranya bisa ditambah,” paparnya. (MNA/SP)

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya