Jakarta

Stasiun Cikini Kereta Api Hadirkan Fasilitas Ramah Disabilitas

Teknologi Selasa, 31 Maret 2026 - 12:14 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Stasiun Cikini Kereta Api Hadirkan Fasilitas Ramah Disabilitas

Pengembangan fasilitas akses ini dilakukan untuk mempermudah mobilitas pengguna di area stasiun dan peron. (Foto Istimewa)

JAKARTA (ruangdisabilitas.com) – Dukungan kepada penyandang disabilitas terus mengalir. Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menghadirkan fasilitas "platform lift" di Stasiun Cikini, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. Fasilitas ini ditujukan meningkatkan aksesibilitas pengguna prioritas termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian upaya peningkatan layanan transportasi publik yang inklusif bagi seluruh pengguna. Pengembangan fasilitas akses ini dilakukan untuk mempermudah mobilitas pengguna di area stasiun dan peron.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomosidi mengatakan hadirnya "platform lift", untuk membantu saudara-saudara kita disabilitas turun-naik tangga menuju KRL. "Bagaimana untuk mempermudah saudara-saudara kita yang disabilitas ya, sehingga mereka bisa mengakses "platform lift" (nama alatnya-red) yang ada jalur di stasiun Cikini ini. Jadi ini sekali lagi, ini adalah bentuk apresiasi (penghormatan) kita kepada saudara-saudara kita disabilitas," kata Purnomosidi kepada media di Stasiun Cikini, Senin (30/3/2026).

"Juga upaya kami untuk memberikan tambahan kenyamanan. Terutama untuk saudara-saudara kita yang disabilitas. Ini sudah kita coba selama ini, dan hari ini kita launching," ujar Direktur Utama KAI Commuter.

"Tentunya ini juga sudah tersertifikasi (platform lift-nya,-red). Jadi aman dan nyaman buat teman-teman yang nanti akan menggunakan. Tentunya harapan kita ini bisa kita jaga bersama, kita pelihara bersama," ujarnya.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan fasilitas ini merupakan langkah nyata peningkatan layanan. Ia menjelaskan pengguna kursi roda kini lebih mudah mengakses peron tanpa bergantung sepenuhnya bantuan petugas.

“Dengan adanya platform lift, penyandang disabilitas terutama pengguna kursi roda dapat lebih mudah mengakses area peron serta keluar-masuk stasiun tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan petugas atau pengguna lain,” ujar Karina.

Karina menyebutkan terdapat tiga unit platform lift yang telah dioperasikan di Stasiun Cikini saat ini. Satu unit berada di lantai dasar sisi selatan dan dua unit lainnya menuju peron jalur.

“satu unit telah terpasang di lantai dasar sisi selatan, sementara dua unit lainnya berada di lantai satu menuju peron stasiun jalur 1 dan jalur 2,” kata Karina.

Fasilitas ini menjadi yang pertama diterapkan di lingkungan stasiun Commuter Line sebagai inovasi layanan inklusif. KAI Commuter berencana menghadirkan fasilitas serupa di stasiun lain guna memperluas aksesibilitas pengguna.

Platform lift tersebut memiliki kapasitas maksimal 250 kilogram atau setara dua orang dewasa dengan kursi roda. Sistemnya dapat dilipat otomatis serta dilengkapi pengaman berhenti dan mengunci saat kondisi darurat terjadi.

Fasilitas tersebut telah melalui proses sertifikasi teknis serta uji coba operasional untuk memastikan keamanan penggunaan. Petugas stasiun yang telah mendapatkan pelatihan khusus akan mendampingi pengguna saat mengoperasikan alat tersebut.

“Pengguna dapat menghubungi petugas di stasiun untuk menggunakan fasilitas tersebut. Petugas yang telah terlatih akan mendampingi dan mengoperasikan platform lift ini,” ucap Karina.

Hadirnya tambahan fasilitas "platform lift", disambut positif para penumpang KRL di Stasiun Cikini. " Saya melihat inovasi ini sangat baik untuk memudahkan pengguna KRL disabilitas yang hendari naik-turun Stasiun Cikini. Apalagi di Stasiun Cikini,dekat dengan rumah sakit RSCM," kata Sari, penumpang KRL di Stasiun Cikini.

"Terima kasih atas hadirnya platform lift,bagi kami disabilitas. Sangat membantu, harapannya semoga bisa dihadirnya disemua Stasiun Jabodetabek," kata disabilitas Adi. (MNZ/RRI)

 

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya