Nasional
Rasakan Kesetaraan, Disabilitas dan Lansia Ikut Meriahkan HUT RI di Gorontalo
Sejumlah penyandang disabilitas menjadi petugas upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kota Gorontalo, Gorontalo, Ahad (17/8/2025). (Dok ANTARA/Adiwinata Solihin)
GORONTALO (ruangdisabilitas.com) - Ratusan penyandang disabilitas dan warga lanjut usia (lansia) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama Yayasan Putra Mandiri di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Ahad, 17/8/2025.
"Pada hari ini disabilitas dan warga lanjut usia menjadi peserta dan petugas upacara dan mengikuti lomba khas 17 Agustus seperti lari karung dan lari bola pingpong," ucap Ketua Yayasan Putra Mandiri Gorontalo adalah Raden Sahi.
Seperti dikutif dari antranews.com, Ia menjelaskan, penyandang disabilitas dan warga lansia dalam memperingati kemerdekaan RI ini, agar mereka merasakan kesetaraan.
"Mereka yang hadir disini adalah orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam melakukan sesuatu pada kehidupan sehari-hari," kata dia.
Raden mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas sebagai petugas upacara, agar mereka bisa merasakan jiwa nasionalisme dalam diri.
"Penyandang disabilitas yang kami bina ini sekitar 1.043 dan lansia 625, namun yang datang dalam kegiatan tersebut hanya 60 persen," ujar Raden.
Pada ulang tahun kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia ini, penyandang disabilitas dan warga lanjut usia berharap merdeka sepenuhnya dengan tersedianya ruang publik ramah, akses transportasi semakin lancar, kesempatan kerja setara dan pendidikan inklusif.
Salah seorang peserta kegiatan Oman Ali mengaku senang dan bangga dapat mengikuti upacara dan lomba 17 Agustus bersama rekan-rekan di Yayasan Putra Mandiri Gorontalo.
"Nanti kali ini saya mengikuti upacara 17 Agustus, senang sekali sebab kalau di rumah itu kan hanya diam saja, saya ditunjuk sebagai pembaca undang-undang dasar," kata Oman. (Maisha/SP)











