Pekanbaru
PLN Pekabaru Realisasikan Bantuan Kaki Palsu, Wujudkan Kemandirian Disabilitas
Yayasan Insan Berguna Nusantara (IBNU) berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pekanbaru menyelenggarakan program bantuan kaki palsu bagi masyarakat yang membutuhkan, Sabtu ( 27/9/2025 ) (Dok PLN Pekanbaru)
PEKANBARU (ruangdisabilitas.com) - Semangat untuk mewujudkan kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus digelorakan. Hari ini, Yayasan Insan Berguna Nusantara (IBNU) berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pekanbaru menyelenggarakan program bantuan kaki palsu bagi masyarakat yang membutuhkan, Sabtu ( 27/9/2025 )
Program bantuan ini menyasar 15 orang penerima manfaat. Sebagai langkah awal, hari ini telah dilaksanakan proses pengukuran kaki palsu bagi seluruh penerima manfaat. Pengukuran yang cermat ini penting untuk memastikan kaki palsu yang akan dibuat sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing individu, sehingga fungsi gerak mereka dapat kembali optimal.
Fenty Widya S.Pi M.H, Ketua Yayasan IBNU, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian yayasan terhadap para penyandang disabilitas. “Kami berharap bantuan kaki palsu ini tidak hanya sekadar alat bantu, tetapi juga menjadi penyemangat baru bagi para penerima manfaat untuk kembali aktif, berkarya, dan mandiri,” ujar Fenty Widya.
Senada dengan hal itu, Anggit Bayu Utama Ketua YBM PLN UI P3B Sumatera, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program-program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi dengan Yayasan IBNU ini adalah upaya kami untuk menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari pegawai PLN secara tepat sasaran. Dengan kaki palsu ini, kami berharap para penerima bisa meraih kesempatan yang lebih luas, baik di sektor pendidikan, pekerjaan, maupun sosial,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan pengukuran ini Muhamad Seldy Febryansah, Sekretaris Yayasan IBNU, yang ikut mendampingi kelancaran proses. Setelah pengukuran selesai, tim teknis akan segera memproses pembuatan kaki palsu. Rencananya, penyerahan kaki palsu yang sudah jadi akan dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan setelah proses produksi selesai.
Program ini menjadi contoh sinergi positif antara lembaga filantropi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya. (MNZ/RLS)











