- Home
- Informasi Publik
- Mahasiswa Umri Gelar Sosialisasi Anti Radikalisme di SMKN 4 Pekanbaru
PEKANBARU
Mahasiswa Umri Gelar Sosialisasi Anti Radikalisme di SMKN 4 Pekanbaru
Paham radikal disinyalir dengan adanya propaganda digital melalui media sosial dan game online yang dikemas menarik. ((Dok Umri))
PEKANBARU (ruangdisabilitas.com) – Adanya pahaya pemahaman yang tidak terarah membuat siswa sekolah berperilaku negatif. Maraknya paham radikalisme di kalangan siswa sekolah menengah menjadi perhatian bagi mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).
Hal ini yang menjadi dasar kegiatan sosialisasi di SMK Negeri 4 Pekanbaru. Ketua Pelaksana kegiatan, Annisa Maha Rani menyebutkan paham radikal disinyalir dengan adanya propaganda digital melalui media sosial dan game online yang dikemas menarik.
"Selain itu kelemahan emosional dan rasa ingin tahu, serta lemahnya pengawasan dan literasi digital juga memperkuat hal itu. Kami hadir memberikan sosialisasi agar siswa sekolah menengah dapat mengerti dampak buruk akan hal ini," kata Annisa Maha Rani.
Adapun kegiatan yang diberi tema "Hentikan Provokasi! Gunakan Bahasa yang Menyatukan" ini diampu oleh dosen Nurul Rahmadani MPd. Dengan mahasiswa lain sebagai anggota sosialisasi, di antaranya Abyan Khairi Risha, Raendi Putra Gautama, Ahmad Faizar Pratama dan Rifqi Nur Arifin, Abhinaya Salsabila, Lutfi Naila, Fadhil Zikri Amaludin, Rizky Rahmadani serta Waly Ilham Rasyid Husein.
Annisa mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi siswa bahwa provokasi dapat memicu konflik, perpecahan, dan menyebarkan kebencian.
Sebaliknya, penggunaan bahasa yang menyatukan membantu meredam ketegangan, membangun saling pengertian, dan menjaga persatuan dalam masyarakat.
"Sosialisasi ini dilakukan melalui penyampaian edukatif, termasuk diskusi interaktif dan tanya jawab mengenai Hentikan provokasi! gunakan bahasa yang menyatukan," sebutnya.
Pada sesi ini, juga dilakukan pemberian hadiah kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan, dan bermain games serta pembuatan trend tiktok yang menambah seru suasana. (MNA/SP)















