Pekanbaru

Berprestasi Tapi Tak Mampu, 36 Mahasiswa Terima Beasiswa Hasil Sumbangan 110 Dosen Unilak

Pendidikan Senin, 16 Maret 2026 - 14:38 WIB  |    Reporter : Maisha NZ   Redaktur : Fithriady Syam  
Berprestasi Tapi Tak Mampu, 36 Mahasiswa Terima Beasiswa Hasil Sumbangan 110 Dosen Unilak

Sebanyak 110 orang dosen yang telah mendapatkan sertifikasi mengumpulkan sejumlah dana untuk kemudian memberikan beasiswa Cendikia kepada 36 mahasiswa dari 9 Fakultas yang ada di Unilak. (Dok Unilak)

PEKANBARU (ruangdisabilitas.com) - Sebuah dukungan konkret terhadap pendidikan. Ramadhan 1447H/2026M jadi momentum kepedulian dosen Universitas Lancang Kuning Riau (Unilak) kepada mahasiswa kurang mampu patut diberikan apresiasi. Sebanyak 110 orang dosen yang telah mendapatkan sertifikasi mengumpulkan sejumlah dana untuk kemudian memberikan beasiswa Cendikia kepada 36 mahasiswa dari 9 Fakultas yang ada di Unilak.

Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Wakil Rektor III Unilak bidang Kemahasiswaan Dr Hardi SE MM, Jumat, (13/03/2026) lalu. Turut hadir Ketua Beasiswa Cendikia Assoc Profesor Dr Dian Rianita,  Assoce Profesor Dr Ahmad Zamhuri, Assoc Profesor Dr Ambar Tri Ratnaningsih

Dr Hardi mengatakan, beasiswa bintang cendekia ini sumber anggaran dari para dosen penerima dana sertifikasi yang dikumpulkan secara bergotong royong untuk kemudian diberikan kepada mahasiswa yang tidak mampu.

"Manfaat beasiswa ini untuk kebutuhan perkuliahan, penerima adalah orang-orang pilihan dan memiliki nilai akademik yang baik. Semoga beasiswa ini dapat meringankan biaya kuliah ataupun kebutuhan kuliah," katanya.

Dijelaskan Dr Hardi, saat ini jumlah dosen Unilak yang telah sertifikasi terus meningkat. Unilak menurutnya terus mendorong dosen-dosen  yang belum tersertifikasi untuk dapat lolos sertifikasi, karena Sertifikasi Dosen ini penting.

"Ini merupakan bentuk pengakuan negara akan profesional, dan kinerja dosen dosen. Semakin banyak dosen Unilak yang tersertifikasi maka semakin baik dan profesional dsen Unilak dalam mengajar dan bekerja, dan pengabdian. Semoga dengan beasiswa ini dimudahkan bagi para orang tua dan adik adik mahasiswa dari segi ekonomi. Karena momennya saat ini berdekatan dengan hari raya dan pembayaran UKT, maka ini kami kira sangat membantu," tambahnya.

Sementara Assoc Profesor Dr Dian Rianita menyebutkan, bahwa beasiswa cendikia ini diinisiasi oleh almarhummah Surtinah. Ide beasisiswa ini diberikan bagi mahasiswa yang memang betul betul tidak mampu, dan memiliki nilai akademik yang baik, dan telah diseleksi.

"Sejak pertama (2019) kalinya beasiswa ini diberikan, sudah lebih dari 300 mahasiswa menerima dan mereka telah banyak yang lulus dan berhasil. Terima kasih kepada ibu dosen se-Unilak yang telah berkenan menyisihkan gajinya, kami berharap semakin banyak dosen Unilak yang lolos seritikasi dosen," ujarnya.

Sementara itu, Bagus salah satu penerima beasiswa, mengucapkan terima kasih kepada dosen Unilak yang telah menyisihkan gaji.

"Kami sangat terharu, apalagi semakin bermakna dilakukan di bulan Ramadhan, hanya Allah SWT yang dapat membalas, terima kasih untuk dosen dosen ku," katanya. (MNZ/SP)

Laporan : Maisha NZ
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya